Bacaan Sholawat Nariyah Lengkap Arab, Latin dan Keutamaan

Sholawat nariyah adalah salah satu amalan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW kelak. Selain itu, sholawat nariyah juga bisa menjadi salah satu sarana bagi umat Muslim untuk bermunajat dan bertawasul kepada Nabi SAW agar dijauhkan dari bala atau bencana.

Melantunkan sholawat adalah salah satu bentuk kecintaan Muslim kepada junjungannya, baginda Rasulullah SAW. Terlebih lagi di hari Jumat, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak melantunkan sholawat karena akan sangat banyak keutamaan yang bisa didapatkan.

Secara bahasa, sholawat sendiri berasal dari kata shalat yang berarti doa atau seruan kepada Allah SWT. Karena itu, tujuan membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW adalah untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allah SWT agar diberi keselamatan dan kesejahteraan.

Untuk informasi lebih lengkap tentang sholawat nariyah, simak penjelasan berikut ini :

  1. Bacaan Sholawat Nariyah

Adapun bacaan sholawat nariyah yang perlu diamalkan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW kelak di hari kiamat adalah sebagai berikut :

“Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaaman. Taaman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhalu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdhoo bihil hawaaiju wa tunaalu bihir raghooibu. Wa husnul khowatiimi wa yustasqol ghomaamu biwajhihil kariimi wa ‘alaa aalihii washohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi‘adadi kulli ma’lu mi laka.”

Artinya :

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkan salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab Nabi SAW semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, disetiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

  1. Anjuran Sebelum Membaca Sholawat Nariyah

Sebelum membaca sholawat nariyah, dianjurkan bagi umat Muslim untuk menghadiakan Surat Al Fatikhah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya, para wali dan ulama, dan juga untuk pencipta sholawat nariyah yaitu Syekh Ibrahim at Tazy al-Maghrib.

  1. Khasiat Sholawat Nariyah

Imam Al Qurthubi mengatakan bahwa “Barang siapa membaca shalawat ini (Al-Nariyah/Al-Tafjiriyah) 41 kali, 100 kali atau lebih, Allah akan melapangkan kesulitannya, mengusir kesedihannya, memudahkan urusannya, menerangi hatinya menurut kadar imannya, meninggikan derajatnya, membaguskan keadaannya, meluaskan rejekinya, membukakan pintu – pintu kebaikan, dan melindunginya dar kehancuran sepanjang tahun, menyelamatkan dari berbagai musibah kelaparan dan kemiskinan, dicintai oleh semua makhluk, dan dikabulkannya doa dari segala doa.”

Syeikh Ibnu Hajar Al Asqalani menyebutkan bahwa sholawat nariyah menjadi amalan yang dilakukan oleh para ulama saat mereka memohon dikabulkannya suatu hajat kepada Allah atau menolak datangnya suatu bencana. Dianjurkan untuk membaca sholawat nariyah sebanyak 4.444 kali.

Sementara menurut Imam As-Sanusy, orang yang membaca sholawat nariyah sebanyak 11 kali maka diibaratkan sudah diturunkan baginya rezeki dari langit dan tumbuh di bumi.

Senada dengan pernyataan Imam As-Sanusy, Syekh Muhammad at Tunisy juga mengatakan bahwa barangsiapa yang membaca sholawat nariyah setiap hari sebanyak 11 kali, maka Allah SWT akan menurunkan rezekinya dari langit serta mengikutkan rezekinya dari belakang.

Selain manusia dan malaikat, Allah SWT juga bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hal itu sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah SWT dalam surat Al – Ahzab ayat 56, yang artinya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat – malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang – orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab : 56).