Sebagian besar bisnis mengusahakan untuk kesempurnaan logo. Bagaimanapun, logo Anda adalah anggota mendasar berasal dari kisah merk Anda. Ini berfaedah sebagai representasi visual berasal dari identitas dan nilai merk Anda, membedakan Anda berasal dari pesaing Anda dan membiasakan costumer bersama dengan merk Anda.

 

10 CIRI KHAS DESAIN LOGO YANG BURUK

Meskipun demikian, mengejar “logo yang sempurna” itu melelahkan dan tidak bisa saja tercapai, sebagian besar dikarenakan seni terlampau subjektif. Mungkin tidak mengherankan, bahwa tidak benar satu cara termudah dan tanpa kerumitan untuk sebabkan logo yang bagus adalah bersama dengan menjauhi sebabkan desain logo yang buruk.Ada sebagian karakteristik mencolok berasal dari desain logo yang tidak baik yang mesti Anda menjauhi bersama dengan cara apa pun. Dengan menjauhi kesalahan ini sejak awal, Anda memiliki peluang yang jauh lebih baik untuk sebabkan logo yang bagus.

1. Visual Kedaluwarsa

Logo yang ketinggalan zaman bisa merusak kredibilitas Anda, terutama jika Anda berada di industri yang menghargai inovasi dan kreativitas.

Jika costumer mengetikkan subjek berkenaan teknologi ke Google layaknya “layanan VoIP” atau “apa itu panggilan telepon?” mereka dapat berharap untuk mendarat di situs situs kontemporer bersama dengan logo modern yang ramping berarti otoritas mereka. Demikian pula, jika seseorang melacak desainer kaos khusus, mereka dapat berharap untuk tiba di situs situs bersama dengan logo kontemporer yang unik.

Jika mereka mendapatkan desain yang ketinggalan zaman (seperti logo Airbnb 2008 ini), mereka bisa saja tidak mempercayai keaslian merk Anda.

Anda bisa memperbaiki logo usang bersama dengan laksanakan perombakan, menjauhi visual usang layaknya clip art, skeuomorphism, dan gradien 3D. Jika Anda memilih logo bergaya retro, cuma pakai elemen desain vintage yang tengah tren dan pastikan estetikanya otentik untuk identitas merk Anda.

 

2. Warna Tidak Cocok

Selesai bersama dengan benar, warna logo Anda mesti membuka secara intrinsik bersama dengan citra merk Anda. Pikirkan kertas pembungkus ungu Cadbury atau kotak merah dan kuning McDonald’s warna-warna ini nyaris identik bersama dengan merek.

Namun, jika ditunaikan salah, dan warna logo Anda bisa saja sebabkan calon pelanggan menjauh. Sebagai tidak benar satu tanda paling khas berasal dari desain logo yang buruk, warna yang tidak seirama bisa menghasilkan logo yang terlampau terang, norak, atau tidak menarik.

Coba rancang logo Anda didalam warna hitam dan putih sebelum saat mengimbuhkan warna untuk memastikan hasil akhir yang serbaguna dan tak lekang oleh waktu. Dari sana, coba konsultasikan bersama dengan roda warna. Warna pada ujung roda yang berlawanan cenderung saling melengkapi, namun warna yang berdekatan tidak.

Perhatikan saturasi, nada, dan rona, dikarenakan ini memainkan peran mutlak didalam kompatibilitas warna. Dan selalu ingat bahwa lebih sedikit itu lebih. Menurut Adobe, 95% berasal dari 100 merk paling atas dunia cuma pakai satu atau dua warna. Lebih berasal dari tiga warna dan Anda berisiko tampil kasar dan tidak konsisten.

 

3. Warna Tidak Relevan

Psikologi warna mengusulkan bahwa warna yang berlainan membangkitkan respons dan asosiasi emosional yang berbeda. Misalnya, hijau umumnya melambangkan perkembangan dan kebebasan, namun hitam melambangkan prestise dan kekuasaan. 33% merk terkemuka dunia pakai warna biru didalam logo mereka untuk berhubungan bersama dengan personalisasi, komunikasi, dan keamanan.

Emosi yang ditimbulkan oleh warna bagi costumer tergoda oleh faktor-faktor juga jenis kelamin, budaya, dan pengalaman masa lalu. Dengan memilih audiens target Anda sesuai bersama dengan identitas merk Anda, Anda bisa memanipulasi warna untuk membangkitkan respons yang diinginkan.

 

4. Ini Terlalu Rumit

Tentu saja, Anda ingin desain Anda mengekspresikan semua yang di tawarkan merk Anda, tapi jika menyangkut logo, lebih sedikit umumnya lebih banyak. Desain bersama dengan terlampau banyak cermat bisa saja terlampau merangsang dan kurang jelas, mendorong audiens Anda untuk melanjutkan bersama dengan cepat.

Mungkin juga tidak bisa sesuai logo cermat Anda bisa saja nampak bagus di papan reklame, tapi serupa sekali tidak terbaca di sisi pena.

Anda bisa memilih untuk menyederhanakan logo Anda bersama dengan menghilangkan sebagian teks, gambar, atau pengaruh visual. Atau, Anda bisa sebabkan berbagai versi logo Anda untuk target penyederhanaan dan skalabilitas.

 

5. Terlalu Sederhana / Generik

Ada garis yang terlampau tidak tebal antara logo simple yang efisien dan logo yang terlampau sederhana. Untuk startup, logo yang terlampau simple bisa saja diakui generik atau ringan dilupakan, yang tidak di inginkan disaat logo Anda bertujuan untuk menunjang Anda menonjol.

Jika logo Anda terdiri berasal dari huruf tunggal, bentuk geometris, atau, bisa saja besar, paduan keduanya, bisa saja udah saatnya untuk lagi ke papan gambar. Ingatlah bahwa merk umumnya mengawali bersama dengan desain terperinci dan menyederhanakannya saat mereka jadi lebih mapan.

Cobalah bermain bersama dengan gambar, bentuk, garis, dan warna yang berbeda. Gali lebih didalam identitas merk Anda dan coba merangkumnya bersama dengan gaya, font, atau vektor tertentu. Masukkan sebagian keunikan ke didalam logo Anda sambil selalu membuatnya sederhana. Logo lingkaran tidak prima Headspace adalah contoh yang bagus.

 

6. Kurangnya Responsif

Jangan jatuh ke didalam jebakan lazim dikarenakan gagal memeriksa apakah desain Anda selalu bisa dipahami dan efisien pada sarana yang berbeda. Logo game yang penuh warna dan mendetail bisa saja nampak bagus pada hoodie, tapi disaat bisnis terlepas landas dan Anda menentukan untuk memperluas ke beanies, pin, atau keycaps, apakah logo Anda bertahan?

Atasi masalah ini bersama dengan mendesain logo responsif. Mulailah bersama dengan sebabkan logo utama untuk sarana besar dan logo sekunder untuk sarana kecil ini bisa berupa satu logo bersama dengan gambar dan teks, dan satu lagi cuma bersama dengan gambar. Seiring perkembangan bisnis Anda, Anda bisa berkembang supaya sesuai bersama dengan berbagai media.

 

7. Pilihan Tipografi yang Buruk

Penempatan font, gaya, ukuran, dan teks Anda adalah titik fokus logo Anda, itulah sebabnya kesalahan tipografi adalah sebagian tanda paling tahu berasal dari desain logo yang buruk.

Selain pakai font generik, usang, dan tidak bisa dibaca, tersebut adalah sebagian kesalahan tipografi lazim bersama dengan bersama dengan sebagian tip perihal cara memperbaikinya.

Font yang tidak pas Menggunakan font yang tidak pas bisa sebabkan orang tidak benar tahu perihal merk Anda. Selalu pertimbangkan identitas merk Anda dan citra yang ingin Anda proyeksikan.

Misalnya, jika Anda adalah perusahaan game atau teknologi, Anda bisa saja menjauhi font kursif yang mewah dan memilih font modern yang berani untuk melambangkan product inovatif Anda. Namun, seorang pembuat perhiasan bisa saja bisa pakai font kursif untuk merangkum product mewah mereka.

Terlalu banyak font Menggunakan tiga font atau lebih pada desain logo Anda mengganggu dan berantakan. Sebagai gantinya, pakai dua font satu font “merek” dominan, dan font sekunder untuk tagline Anda.

Juga, tahan keinginan untuk pakai sepasang font yang mewah atau rumit pasangan font yang tidak cocok adalah indikator lain berasal dari desain logo yang buruk.

Kurangnya kerning Apa pun yang Anda lakukan, jangan meniadakan pentingnya kerning. Kerning mengacu pada jarak antar huruf, dan mesti selalu ditangani secara manual daripada dibiarkan bersama dengan alat spasi yang serupa di komputer Anda. Kesalahan kerning bisa bersama dengan ringan menghasilkan kecerobohan yang memalukan (tapi lucu) yang bukan yang paling ramah PG.

 

8. Terlalu Bergantung pada Tren

Meskipun selalu merupakan inspirasi yang baik untuk ikuti tren desain terbaru, mesti diingat bahwa tren hari ini bisa saja cuma klise besok.

Ambil gambar pohon, misalnya, yang udah jadi semacam template untuk logo berbasis kesehatan. Atau busur; desain kuat yang digunakan untuk mewakili kemajuan atau anggapan ke depan yang bersama dengan cepat kehilangan pesonanya dikarenakan pemanfaatan terlalu berlebih yang agresif.

Dan ya, saat Amazon sukses bersama dengan cerdik berinovasi bersama dengan menempatkannya sedemikian rupa supaya berarti bahwa mereka memiliki semuanya berasal dari A-Z, itu tentu saja merupakan cara berisiko tinggi dan miliki nilai tinggi. Kecuali jika desain Anda terlampau kreatif, sebaiknya hiraukan dua kali sebelum saat pakai tren terakhir didalam desain Anda.

 

9. Tidak Menarik untuk Menargetkan Audiens

Pertimbangkan audiens target Anda saat Anda mendesain logo Anda. Target pasar yang berlainan beresonansi bersama dengan desain, gambar, dan skema warna yang berbeda, yang bermakna bahwa kurangnya riset pasar sebelumnya bisa saja dapat menghasilkan desain logo yang tidak baik yang tidak disukai audiens Anda.

Target audiens berasal dari bisnis yang memasok perangkat lunak pusat panggilan VoIP tidak bisa saja beresonansi bersama dengan warna-warna cerah atau grafik langsung, lebih memilih desain modern, ramping, atau minimal.

Demikian pula, bisnis POD dapat melayani audiens mereka dan sebabkan logo yang mengekspresikan kreativitas dan keunikan mereka, daripada suatu hal yang tidak benar di sisi yang terlampau sederhana.

 

10. Tidak Memiliki Kesatuan Visual

Setiap elemen logo Anda mesti bersatu secara seirama untuk menciptakan gambar terpadu yang mengasyikkan secara estetis. Logo yang tidak memiliki kecocokan atau tidak memiliki bobot yang pas bisa nampak tidak profesional dan bahkan sebabkan rasa tidak nyaman.

Kesatuan visual juga bisa mengirim pesan bawah tahu perihal identitas dan nilai merk Anda. Ada alasan mengapa sebagian jasa desain logo paling tenar di dunia berupa simetris, berasal dari lengkungan emas McDonald yang tenar sampai putri duyung bergambar cermin Starbucks. Tidak cuma simetri yang menenangkan secara estetika, tapi juga menyatakan keteguhan dan stabilitas merek.