Sebuah penemuan menarik sukses diekspos oleh club ilmuwan campuran dari China dan Jerman. Club itu ternyata mendapati cream paras berumur 2.700 tahun di situs penggalian di China utara. Menariknya, cream paras itu menurut ilmuwan malah ditujukan untuk pria dan digunakan mau membuat paras nampak putih. Penemuan ini juga jadi bukti pemanfaatan kosmetik paling tua untuk pria di China.

Club ilmuwan campuran bekerja di situs penggalian yang dahulunya adalah kota yang memiliki nama Luijiawa, ibukota negara sisi yang dimaksud Rui. Kota itu masuk di fase peristiwa China yang dimaksud Fase Musim Semi dan Musim Tumbang, fase 300 tahun di antara 771 dan 476 SM. Fase Musim Semi dan Musim Tumbang selesai di saat China bergabung di bawah Dinasti Qin. Saat mengerjakan pengalian yang diketahui jadi tempat Bangsawan, ilmuwan mendapati senjata penguburan perunggu. Tapi, gak cuma itu, ilmuwan pula mendapati tempat yang dibuat dari perunggu berisi cream paras. Cream punya warna kuning-putih itu diperhitungkan berusia kurang lebih 2.700 tahun. Cream dibuat dari lemak hewan dan moonmilk, sama dengan lumpur karbonat yang ditemui di banyak goa. Moonmilk dapat beralih jadi bubuk putih saat dikeringkan. Ilmuwan beranggapan, bangsawan gunakan cream itu pada muka untuk memilah dengan beberapa orang dari kelompok biasa. Peluang lain merupakan cream dipakai jadi sisi dari upacara keagamaan.

 

Kajian awal kalinya memberikan, agama pada era itu yakin jika goa punyai mineral dengan pembawaan magic. Pemanfaatan bahan untuk memberikan warna atau mengganti badan sendiri memanglah bukan soal anyar dan sudah dijalankan waktu beberapa ribu tahun. Orang Mesir sudah gunakan kosmetik mulai sejak dua ribu tahun lalu. Saat itu, wanita China pula ditemui gunakan tangkai kosmetik merah untuk memberikan warna paras mulai sejak 1450 SM.

Sebelumnya, beberapa pakar mendapati sebuah kuburan punya orang lelaki anggota aristokrat yang diketahui dengan 1 set senjata perunggu dalam makamnya. Di dekat kepala peti mati, club mendapati stoples perunggu. Stoples type itu kerap ditemui di kuburan beberapa orang berpangkat tinggi seperti bangsawan, memberikan jika itu merupakan produk papan atas. Realitas jika cream ini ditemui di kuburan lelaki, kemungkinan lelaki itu merupakan profil penting.

 

Baca juga: 3 Alibi Kenapa Bisnis Kamu Wajib Go Online

 

Normalnya, wanita yang sangat banyak diilustrasikan gunakan kosmetik dalam catatan peristiwa fase ini dan awal kalinya.

Tutup stoples tertutup dengan rapat dan sehabis dibuka, sisi dalamnya termonitor dengan situasi baik.

Club pakar mendapati kurang lebih 6 gr gumpalan putih kekuningan dalam stoples. Diagnosis awal mula memberikan jika gumpalan itu dibuat dari gabungan karbonat dan lipid.

Diagnosis seterusnya mengatakan jika karbonat itu merupakan monohidrokalsit, satu wujud kalsium karbonat yang mengambil sumber dari speleothems gua batu kapur. Zat putih kekuningan ?? ini dimaksud “moonmilk” dan beberapa cendekiawan berteori jika pendeteksiannya dalam cream kemungkinan punyai relevansi dengan agama Tao.

Gua-gua tersendiri diputuskan jadi situs suci Tao, yang bisa menuju di penemuan, nilai kebatinan, dan pemanfaatan kosmetik “moonmilk”.

 

Baca juga: Jerawat di Usia Tua? Begini Cara Mengatasinya

 

Menurut beberapa arkeolog, fungsi tambahan dari kalsium karbonat bagus dalam teresap keringat dan minyak yang bisa memberinya dampak mattifying di dalam kulit. Pemutihan kulit secara budaya ternama waktu fase peristiwa China ini dan warna pucat “moonmilk” pas untuk peran itu.

Menurut beberapa faktor ini, kemungkinan “moonmilk” dipakai bagus buat kosmetik atau pembawaan mistisnya.

Tutup tempat yang tertutup menolong mengawetkan lemak hewani dalam cream. Beberapa ilmuwan mempelajari lemak dan rasio asam palmitat dan asam stearat yang memberikan jika itu datang dari hewan pemamah biak seperti sapi.

Club berteori jika sapi-sapi ini dijinakkan dan dibesarkan di kandang dengan skema makan millet yang ketat. Penemuan ini sangatlah berfungsi untuk mendalami pertanian di Negara Sisi Rui lantaran beberapa pakar menyebutkan jika nyaris tidak ada catatan peristiwa yang mengatakan teknik kerjanya.

Penemuan ini adalah inovasi besar dalam mendalami industri kosmetik awal mula di China dan adalah bukti awal mula pemanfaatan lemak sapi dalam kosmetik China kuno.