Radang kelopak mata dikenal juga dengan istilah blefaritis dalam dunia medis. Kondisi ini sangat rentan karena bisa dialami siapa saja. terdapat berbagai faktor pemicunya yang dapat menyerang siapa saja. Peradangan ini dapat membuat kelopak mata berwarna kemerahan dan bengkak. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu mata saja atau kedua kelopak mata.

Penyebab Radang Kelopak Mata

Sebelum mengenal lebih lanjut bagaimana gejala umum radang kelopak mata ini, kenali lebih dulu penyebab pastinya. Sejauh ini, belum diketahui apa penyebab pasti terjadinya blefaritis, tetapi ada beragam faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini, seperti munculnya ketombe di kulit kepala atau alis. Reaksi alergi yang terjadi akibat pemakaian produk kosmetik, juga bisa memicu peradangan di kelopak mata.

Faktor pemicu lainnya yang dapat meningkatkan risiko blefaritis antara lain adalah pemakaian obat, infeksi bakteri, kelainan di kelenjar minyak, dan terdapat kutu di bulu mata. Dikutip dari hellosehat.com, penyebab lainnya juga merupakan faktor internal yaitu ketidakseimbangan hormon. Untuk mengetahui apa penyebab dari blefaritis yang Anda derita, sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter dan mendapatkan penanganan tepat.

Gejala umum radang kelopak mata

Peradangan yang terjadi pada kelopak mata dapat ditandai dengan munculnya gejala umum radang kelopak mata. Berbagai gejala umum tersebut adalah kelopak mata gatal, bengkak, berwarna kemerahan, dan terasa sensasi seperti terbakar pada mata. Kelopak mata juga menjadi berminyak dan terasa seperti ada yang mengganjal di mata. Dalam kondisi yang lebih parah, mata bisa berair dan timbul kerak pada bulu mata atau ujung mata yang terkena peradangan. Mata juga menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

Berbagai gejala tersebut sangat umum dialami oleh seseorang yang menderita blefaritis. Akan tetapi, apabila ada gejala lain yang dikhawatirkan mengarah pada penyakit lain, maka segeralah periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut dan pasti.

Cara mengatasi blefaritis

Cara pertama dokter dalam menangani pasien mempunyai gejala umum radang kelopak mata (blefaritis) adalah tetap melakukan pemeriksaan diagnosis. Hal ini penting dilakukan mengingat banyaknya kemungkinan penyebab yang bisa menimbulkan blefaritis. Lebih dari itu, pengobatannya juga harus disesuaikan dengan penyebabnya. Oleh karena itu, dokter bisa mendapatkan diagnosis tepat melalui pemeriksaan fisik dan tes kulit.

Dokter akan memeriksa kelopak mata pasien dengan alat pembesar khusus. Setelah itu, dilakukan tes swabbing kulit melalui sampel minyak atau kerak yang terbentuk di kelopak mata. Sampel itu dianalisis untuk melihat apakah ada jamur, bakteri, atau bukti dari suatu alergi.

Setelah positif mengalami blefaritis dan mengetahui penyebab pastinya, dilakukanlah metode pengobatan. dokter akan memberikan obat tetes atau salep steroid untuk mengurangi pembengkakan. Obat antibiotik juga diberikan untuk meredakan peradangan akibat infeksi. Obat untuk meningkatkan sistem imun juga diberikan agar meringankan gejala.

Dalam aplikasinya, cara mengobati gejala umum radang kelopak mata adalah dimulai dengan membersihkan matanya terlebih dahulu. Basahilah kain bersih menggunakan air hangat. Peraslah kain basah tersebut dan letakkan di bagian mata yang mengalami peradangan selama 5 menit. Basahi kembali seperlunya selama air sisanya masih hangat agar merelaksasi mata, melembutkan kerak, dan meluruhkan serpihan yang berminyak. Dengan demikian, pengobatan bisa lebih mudah dan menyerap.

Demikianlah berbagai penjelasan mengenai peradangan yang bisa terjadi di kelopak mata. Beragam penyebabnya beserta gejala umum yang menyertainya juga perlu dipahami lewat penjelasan di atas agar Anda segera mengenalinya. Metode pengobatannya juga harus segera dilakukan dengan diawali pemeriksaan ke dokter agar diketahui penyebab pastinya dan segera ditangani secepatnya dengan metode yang tepat.

Sumber:

hellosehat.com

www.alodokter.com

sumber gambar:

www.sehatq.com