Setiap orang yang memiliki masalah hukum berhak untuk memperoleh bantuan hukum dari advokat atau pengacara.Biaya atau tarif sewa pengacara pada kasus pidana maupun perdata biasanya ditetapkan secara wajar berdasarkan kesepakatan antara pihak advokat dengan klien, rata-rata jutaan rupiah per kasus.

-Hal pertama yang perlu Anda pahami adalah jenis masalah hukum apa yang Anda hadapi. Jika Anda memiliki masalah seputar warisan, sengketa tanah, atau sebagainya, maka berkonsultasi dengan pengacara yang memang ahli dalam bidang tersebut, bukan pengacara yang biasa mengurus perceraian.

-Cari beberapa alternatif nama pengacara yang Anda nilai sesuai dengan kemampuan dan masalah hukum yang Anda hadapi. Anda bisa bertanya-tanya dengan rekan Anda yang memiliki pengalaman menggunakan jasa pengacara.

-Mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang pengacara yang Anda butuhkan dengan memanfaatkan teknologi secara online atau menelepon asosiasi advokat setempat.

-Anda harus menentukan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah hukum yang sedang Anda hadapi. Hal ini juga perlu Anda sampaikan pada calon pengacara yang akan menangani masalah hukum Anda, dengan demikian kebutuhan hukum Anda nantinya bisa lebih diprioritaskan.

-Meninjau tarif atau biaya jasa pengacara dalam menyelesaikan sebuah masalah hukum. Walaupun biaya penanganan kasus hukum sangat bergantung pada tingkat kesulitan kasus yang dihadapi, tak ada salahnya jika Anda menanyakan informasi seputar kisaran biaya yang dibutuhkan untuk sekadar konsultasi atau pengurusan kasus pada pengacara.

Sesuai dengan penjabaran yang telah disebutkan sebelumnya, tarif jasa pengacara atau advokat sangat tergantung pada siapa pengacara yang Anda pilih dan seberapa rumit kasus Anda. Menurut Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), saat ini gaji pengacara di Indonesia sangat beragam dan memiliki klasifikasi berdasarkan jenjang karir hingga firma hukum yang menaungi advokat yang bersangkutan.

Tahun lalu, untuk pengacara/ lawyer muda atau yang baru menyelesaikan pendidikan hukum, memiliki penghasilan minimal Rp7 juta sampai Rp15 juta per bulan. Ini bergantung pada klasifikasi pengacara, apakah sudah memiliki izin praktik atau masih bersifat magang, kemampuan berbahasa asing, serta brevet-brevet yang dimiliki, seperti pendidikan HAKI dan pendidikan kurator.

Selain itu, salah satu faktor yang memengaruhi tarif pengacara adalah lokasi atau kota. Di kota-kota kecil seperti Kuningan misalnya, biaya pengacara litigasi untuk perkara kecil berada di kisaran Rp4 juta sampai Rp6 juta. Sementara, kasus yang sama di kota-kota besar sekelas Jakarta, biaya pengacara bisa mencapai angka belasan. Tarif sewa pengacara ini sifatnya tidak mengikat karena sangat bergantung jenis kasus yang ditangani.