Yuk, Kita Pahami Jenis-jenis Saham

Astaga! 4 Saham Ini Ambles hingga ARB 7%, Cukup......

Dalam jual beli saham tentu saja tak seperti transaksi perdagangan pada umumnya. Hal itu bukan tanpa sebab, karena transaksi jual beli saham hanya boleh dilakukan pada jam tertentu saja lho. Setiap negara memiliki jam bursa saham tersendiri, begitu pun dengan jam bursa saham Indonesia.

Menurut informasi yang didapat, jam bursa saham di Indonesia terdiri dari tiga jenis pasar, yakni pasar reguler, pasar tunai, dan pasar negoisasi yang dilakukan selama jam perdagangan di setiap hari bursa dengan acuan waktu JATS.

Jam Bursa Saham di Indonesia

Jam Perdagangan Pasar Reguler

  • Hari : Senin sampai Jumat
  • Sesi l : Pukul 09.00 s/d 11.30
  • Sesi ll : pukul 13.30 s/d 13.49

Jam Perdagangan Pasar Tunai

  • Hari : Senin sampai Jumat
  • Sesi l : pukul 09.00 s/d 11.30

Jam Perdagangan Pasar Negoisasi

  • Hari : Senin sampai Jumat
  • Sesi l : Pukul 09.00 s/d 11.30
  • Sesi ll : pukul 13.30 s/d 15.30

Nah, setelah mengetahui seputar jam bursa saham di Indonesia, mari kita lanjutkan ke pembahasan berikutnya mengenai jenis-jenis saham.

Jenis Saham Berdasarkan Kemampuan Hak Tagih

  1. Saham Biasa (Common Stock)

Saham Biasa ini merupakan jenis saham yang menempatkan pemiliknya paling junior atas pembagian dividen dan hak harta kekayaan perusahaan, jika perusahaan tersebut di-likuidasi.

  1. Saham Pereferen (Preferred Stock)

Lain halnya dengan Saham Pereferen, dimana ia merupakan jenis saham yang mempunyai karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa. Pasalnya, Saham Pereferen dapat menciptakan penghasilan tetap seperti bunga obligasi, namun juga dapat menorehkan hasil seperti yang diinginkan oleh pihak investor.

Jenis Saham Berdasarkan Cara Peralihan

  1. Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)

Saham Atas Unjuk merupakan jenis saham yang nama pemilik sahamnya tidak akan ditulis pada saham. Dengan kata lain, jenis saham yang satu ini sangat mudah untuk dialihkan kepada pihak lain.

  1. Saham Atas Nama (Registered Stock)

Lawan dari jenis saham atas unjuk, pada Saham Atas Nama ini maka nama si pemiliknya akan ditulis dalam saham. Itu sebabnya, mengapa Saham Atas Nama susah untuk dialihkan kepada pihak lain karena membutuhkan persyaratan dan prosedur tertentu.

Jenis Saham Berdasarkan Kinerja Perdagangan

  1. Saham Unggulan (Blue-Chip Stock)

Saham Unggulan merupakan bagian jenis saham biasa dari sebuah perusahaan yang mempunyai reputasi tinggi sebagai leader pada industry serupa, mempunyai penghasilan yang stabil, serta konsisten terhadap pembayaran dividen.

  1. Saham Pendapatan (Income Stock)

Sesuai dengan Namanya, Saham Pendapatan ini merupakan saham biasa dari sebuah emiten yang mempunyai kemampuan dalam membayar dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan di tahun sebelumnya.

  1. Saham Pertumbuhan (Growth Stock-well Known)

Saham Pertumbuhan adalah saham-saham dar emiten yang mempunyai pertumbuhan penghasilan yang tinggi, sebagai leader pada industry serupa yang memiliki reputasi tinggi. Disamping itu ada pula growth stock lesser known, yakni berupa saham dari emiten yang tidak berperan sebagai leader pada industry, namun masih tetap mempunyai ciri-ciri growth stock.

  1. Saham Spekulatif (Spekulative Stock)

Jenis saham berikutnya yang akan dibahas, yaitu Bernama Saham Spekulatif. Ya, jenis saham Saham Spekulatif ini merupakan saham dari sebuah perusahaan yang tidak mampu konsisten dalam menciptakan penghasilan yang tinggi di masa mendatang meski belum pasti.

Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai jenis-jenis saham.